KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS PELUANG BISNIS USAHA PERCETAKAN

| Jumat, 06 Maret 2015
TUGAS KARYA ILMIAH LINGKUNGAN BISNIS
PELUANG BISNIS USAHA PERCETAKAN







NAMA MAHASISWA : RANI PUSPITASARI
NIM : 14.12.7933
KELAS : S1-SI-03



STMIK AMIKOM YOGYAKARTA
TAHUN 2015





ABSTRAK

Proses cetak dengan menggunakan digital printing tentunya sudah sejak lama kita kenal, akan tetapi di dalam “industri percetakan”, baru beberapa tahun terakhir inilah proses cetak dengan teknologi tersebut banyak digunakan. Teknologi digital printing bisa mengerjakan aneka barang cetakan yang biasa dikerjakan dengan mesin cetak offset biasa maupun sablon, Mengerjakan barang cetakan dari ukuran kecil seperti kartu nama, kartu undangan, sertifikat, brosur, ijazah, dan sebagainya, ukuran sedang seperti t-shirt, poster, x-banner, i-banner, roll banner, dan lain-lain, sampai pengerjaan barang cetakan yang berukuran besar, seperti spanduk, maupun untuk reklame. Tidak seperti dengan menggunakan mesin offset atau peralatan sablon, dimana jumlah cetakan yang dikerjakan rasanya “tanggung” jika hanya 1 (satu) atau 2 (dua) lembar saja, tapi dengan teknologi digital printing ini 1 (satu) atau 2 (dua) lembar pengerjaan cetak pun tidak jadi masalah untuk dikerjakan, dan ini merupakan suatu kelebihan, dan juga merupakan sebuah solusi bagi orang-orang atau konsumen yang membutuhkan hasil cetakan yang jumlahnya sedikit. Tapi tentu saja, prinsip cetak “semakin banyak jumlah yang dicetak/dikerjakan, maka harga perlembar barang cetakan akan semakin murah” berlaku juga pada proses cetak dengan teknologi digital printing ini, seperti juga halnya pada pengerjaan dengan mesin cetak offset biasa maupun sablon.




ISI

I. PELUANG USAHA

Saat ini usaha percetakan adalah salah satu jenis usaha yang cantik dan baik untuk dilirik, karena walaupun semakin hari orang yang membangun bisnis percetakan semakin bertambah, tetapi konsumen atau pasarnya juga semakin terbuka lebar, sehingga hal tersebut merupakan sebuah peluang usaha yang sangat besar. Terlihat dalam kehidupan sehari-hari, dimanapun kita arahkan pandangan, pasti hampir semua produk atau barang hasil dari percetakan akan selalu ada, seperti spanduk, baligo, brosur, bendera, kaos dan sebagainya. Pada saat ini di Indonesia terdapat banyak komunitas-komunitas seperti fansclub, supporter club, partai, organisasi dan lain sebagainya. Komunitas-komunitas tersebut membutuhkan atribut-atribut yang menonjolkan identitas komunitasnya masing-masing seperti t-shirt, bendera, stiker, pin dan atribut lainnya. Dan hal ini adalah peluang yang besar bagi usaha percetakan dan sablon.

II. PERLENGKAPAN

a. Perlengkapan Percetakan Digital
Untuk pengerjaan pesanan percetakan digital menggunakan jasa maklon, yaitu bekerja sama dengan perusahaan pemilik peralatan percetakan, sehingga meminimalisir biaya produksi.

b. Perlengkapan Desain dan Sablon
Karena dalam penyablonan kaos tidak menggunakan jasa maklon, maka perlengkapannya sebagai berikut :
- PC dengan spesifikasi grafis
- Scanner
- Kaos berbahan Polyester (PE), TC ,combed,Hidget dan cardet.
- Printer dengan sistem tinta sublim
- Inkjet paper atau transfer paper
- Mesin hot press kaos

III. TENAGA KERJA

a. Desainer Grafis
Untuk hasil yang maksimal dan professional dibutuhkan desainer yang berkompeten dan kreatif, sebagai langkah awal posisi ini akan diisi oleh mahasiswa yang kreatif dan memiliki kemampuan dalam mengoperasikan perangkat lunak pengolah grafis.

b. Penyablon
Untuk posisi ini akan diberikan pada tenaga kerja muda yang telah terlatih di LPK atau lembaga kursus lainnya.

c. Keuangan & Manajemen
Posisi ini akan diisi oleh mahasiswa yang memiliki kemampuan manajemen/mengelola keuangan yang baik dan latar belakang pendidikan yang sesuai.


IV. PEMASARAN

Dengan teknologi informasi dan komunikasi yang telah telah berkembang pesat, proses pemasaran pun akan lebih mudah jika melalui media-media tersebut. Proses pemasaran dengan membuat website/blog yang berisi tentang jasa-jasa yang ditawarkan dan informasi lainnya serta bisa dengan mempromosikannya melalui forum-forum di internet. Selain itu semua, harus pula membuat akun jejaring sosial Seperti twitter dan Facebook Fanspage agar bisa memberikan informasi kepada konsumen dan menerima masukan atau feedback dari konsumen.


Kesimpulannya, Teknologi digital printing bisa mengerjakan aneka barang cetakan yang biasa dikerjakan dengan mesin cetak offset. Tidak seperti dengan menggunakan mesin offset atau peralatan sablon, dimana jumlah cetakan yang dikerjakan rasanya “tanggung” jika hanya 1 (satu) atau 2 (dua) lembar saja, tapi dengan teknologi digital printing ini 1 (satu) atau 2 (dua) lembar pengerjaan cetak pun tidak jadi masalah untuk dikerjakan, dan ini merupakan suatu kelebihan, dan juga merupakan sebuah solusi bagi orang-orang atau konsumen yang membutuhkan hasil cetakan yang jumlahnya sedikit.





REFERENSI :
  1. 1      http:/portalgaruda.org/article.php (diakses pada Jumat, 5 Maret 2015 pukul 17.23)
  2. 2      http://id.wikipedia.org/wiki/Percetakan (diakses pada Kamis, 4 Maret 2015 pukul 12.47)
  3. 3     http://portalgaruda.ilkom.unsri.ac.id (diakses pada Kamis, 4 Maret 2015 pukul 13.08)



0 komentar:

Poskan Komentar

Silakan tinggalkan jejak..

Prev
▲Top▲